Selasa, Jun 30, 2009

sengal siri 3

malam tadi aku "on" notebook. cucuk-cucuk semua kabel yang ada. baik, notebook dah "on" sepenuhnya. lalu aku seperti biasa mencapai mouse dan menggagau mana-mana ikon yang perlu untuk aktiviti maya aku.

tapi, "mouse cursor" itu tak mau bergerak. aneh. adakah sebab ia barang percuma lalu perangainya macam sampah saja?

sudahnya, aku guna saja "touch pad" pada notebook itu. aku tak minat sangat meraba-raba "touch pad" itu. bersepah-sepah perginya. tapi, tak apa. buat masa ni, sementara aku beli "mouse" baru, guna sajalah "touch pad" itu.

tapi aku tak puas hati. aku tukar-tukar port usb. masih tak menyala. kemudian aku tarik kabel "mouse" itu, untuk dicucukkan pada port usb yang terdapat di sebelah kiri notebook.

"eh, kenapa teruk bergumpal kabel ni? eh? mana "mouse"?"

rupanya dari mula-mula aku "on" notebook tu, aku cucukkan kabel kamera dalam port usb. patutlah mouse aku tak berfungsi walaupun puas aku cuba cucuk kat semua port usb yang ada.

notakakiayam: lain kali kalau dah masa untuk tidur tu, tidur sajalah. tak payah gatal-gatal online. lagi satu, jangan biar banyak kabel bersepah atas meja.

this phoenix won't rise anymore

as posted on june 27, 2009, while listening to his "one day in your life".


typical, isn't it? everybody's going to talk about michael jackson, at least for this couple of weeks, or more.

no, michael jackson didn't live in a house behind mine, he was not even my uncle.

but i grew up listening to his songs, watching him dance, his performance (on tv of course). in fact, we all did. be it "beginner", "intermediate" or "advanced" (the die-hard ones) fans. although his best-seller came out when i was a newborn (or maybe i was still in my mommy's womb), he, somehow, more or less, made my growing up process something memorable.

from seeing him in darker tone, subdued to lighter tone (due to the vitiligo), the media reports on his changes of styles and face, were always been followed up by fans, and the public. well, yes, of course, they were published in the media, can you say you didn't know? michael jackson, his life was such a mess. i pitied him. he shouldn't had that cosmetic surgeries, he could've been better without it. anyhow, i do love his ballads, they struck my heart. the way he sang them, his voice. my most favourite song of his will always be "one day in your life". this song never failed to make me cry, or at least bring tears to my eyes. and yes, "you are not alone" too. and his pop songs are.......bodymovers. energetic!

his video clips, always the dramatic kinds. makes you nailed in front of the tv, and watch them to the end. i was thrilled by them, to the stage of doing re-enactment of "thriller" video when i was in primary school, when i was 8 or 9. my elder sister "co-starred" with me. yes, it was silly, and funny. and real fun. his videos are tip top. i don't think tip top is the right expression.

growing up with his songs, made me feel like, close to him. yes, he didn't even know me, but he just didn't stop to amaze me with his music, his dance moves. that crotch-grabbing? i couldn't care less, though i do feel uncomfortable with it. and not all of his songs are my favourite, and i didn't know the title and the singer sometimes. i did laugh at those people who tried to dress like him, but, it's an individual thing. he had such a powerful influence towards all humans in general, that, you can get a loan as simple as ABC if you had him as a guarantor. that's just an example. don't take it too seriously.

and when i heard of his death this morning (26 June 2009), and that was unintentionally, i was stunned. i read the headline without paying attention and the first thing i said was, "heh??", for i couldn't believe that he was gone, that i thought i misread it. shortly after that, i went silent. choked. then there were tears in my eyes. i felt like, all my great childhood memories were taken away by his death. suddenly i couldn't remember those memories, all the fun things i went through in my growing up process, backed up with his music. and the words "if only..." came barging into my head.

looking at his troublesome life, i do feel sorry for him. all those molestation cases (which i believed he never done any of it), sometimes i think they just wanted to take advantage on his wealth, and maybe his kindness.

so he planned to make a revival concert, a comeback next month. yes, i do feel excited to see him rise again, just like the phoenix. in my heart, i wish he could make it.

but he returned to the One who created him, while all the preparations for the comeback were in the midst of arrangement. he himself might have never thought of this, to be called home before he even get the chance to redeem his era of glory. not even us; the fans, friends and family. he came to this world with different colour and looks, but he returned in totally different looks and colour. (okay, i was trying to be funny, but...)

uh, this tears just won't stop running down my face. "come on, michael jackson had nothing to do with you." yes, i know that. it just that the feeling of closeness, made me feel like, i was killed by the sad, heart-breaking news.

"one day in your life, you'll remember the love you found here. you'll remember me somehow, though you don't need me now, i will stay in your heart..."

these sentences, even the whole lyric has given me great emotional impact since the first time i heard it, when i was little. okay, when i was in primary school. since then, i'm never sick and tired of this song. the song that never failed to bring tears to my eyes.

"One day in your life, when you find that you're always longing for the love we used to share, just call my name, and I'll be there....."

no, he won't. forever.

note: i cried like a little girl (silently) tonight. and i wonder why i never heard him sing one day in your life in any of his concerts anymore, or he did sing but i didn't know?

Isnin, Jun 29, 2009

pulih

setelah dua hari aku terduduk dengan hati berkecai-kecai kerana kematian encik jackson, serta harapan mengikuti perkembangan konsert revival beliau bulan depan musnah.

sekarang masa untuk kembali ke alam realiti, dan menerima semua dengan hati terbuka.

aku telah pulih.

Ahad, Jun 28, 2009

"dia tau." - lisa marie presley

sumber dari sini


bertahun yang lalu, saya dan michael berbual hati ke hati tentang kehidupan, secara umumnya.

saya tak dapat ingat dengan tepat perkara yang dibualkan tetapi dia ada bertanyakan saya tentang situasi kematian bapa saya.

merenung saya dengan mendalam dan menyatakan jangkaan dengan agak tenang, "aku takut aku akan berakhir seperti dia, dengan cara yang sama."

saya berkali-kali cuba membuat dia lupa pada fikiran itu, dimana dia mengangkat bahu dan mengangguk, seolah-olah memberitahu saya, dia tau apa yang dia tau, dan begitulah lebih kurang.

14 tahun kemudian, saya duduk di sini, menonton berita, sebuah ambulans meninggalkan perkarangan rumahnya, pagar besar itu, orang ramai yang berkumpul di luar pagar, liputan, kumpulan manusia di luar hospital, punca kematian dan apa yang mungkin menyebabkannya dan ingatan terhadap perbualan tadi menghentam saya, seperti juga airmata yang tak dapat dihentikan ini.

pengakhiran yang diramalkan sendiri oleh dia, oleh orang-orang tersayang dan oleh saya, tapi apa yang tidak saya ramalkan ialah betapa ia akan menyakitkan bila ia akhirnya terjadi.

orang yang gagal saya bantu sekarang sedang dipindahkan ke pejabat Koroner Daerah LA untuk bedah siasat.

semua rasa benci dan meluat yang saya bina sepanjang beberapa tahun yang lepas, hilang dan sekarang, saya sangat kecewa.

saya akan katakan sekarang, apa yang tidak pernah saya nyatakan sebelum ini, kerana untuk sekali ini, saya maukan kebenaran.

hubungan kami dahulu bukan satu lakonan kepura-puraan seperti yang dilaporkan dalam akhbar. ya, ia adalah hubungan luar biasa, dimana dua orang yang luar biasa yang tidak menjalani atau mengenali "kehidupan normal" menemukan satu hubungan, mungkin dengan keadaan dia sedang disyaki. bagaimanapun, saya percaya, dia mencintai saya sedalamnya, seperti juga jika dia mencintai sesiapa yang lain, dan saya juga sangat-sangat mencintai dia.

saya ingin menyelamatkan dia. saya ingin menyelamatkan dia dari perkara yang diramalkannya, seperti yang baru berlaku tadi.

keluarganya dan orang-orang yang disayanginya juga mau menyelamatkan dia dari tragedi ini, tetapi tidak tau bagaimana, dan tekad ini adalah sejak 14 tahun yang lalu. kami semua risau perkara begini akan terjadi.

pada masa itu, dalam usaha menyelamatkan dia, saya hampir jadi gila.

dia adalah sejenis kuasa dan tenaga yang luar biasa dinamik, yang tidak patut dipandang remeh.

apabila dia menggunakannya untuk sesuatu yang baik, ia adalah yang terbaik, dan apabila dia menggunakannya untuk sesuatu yang buruk, ia adalah sangat, SANGAT buruk.

kelemahan bukanlah satu konsep yang akan wujud dalam sebarang tindakan atau keberadaan michael jackson.

saya menjadi begitu tenat dan letih dari segi emosi dan kejiwaan dalam usaha saya menyelamatkan dia dari sikap memusnahkan diri sendiri dan dari penghisap darah, dia seperti magnet yang selalu menarik mereka mendekati dia.

saya hilang pertimbangan ketika mencuba.

saya ada anak-anak yang perlu dijaga, saya terpaksa membuat keputusan.

keputusan yang paling sukar saya buat, iaitu meninggalkan dia dan membiarkan takdirnya menjaga dia, walaupun saya begitu mencintai dia, dan cuba berhenti atau mengundur kembali.

selepas perceraian itu, saya menghabiskan beberapa tahun menggilai dia dan apa yang sepatutnya saya lakukan, dalam kekesalan.

kemudian saya habiskan beberapa tahun, dengan perasaan marah terhadap seluruh situasi itu.

dan pada titik tertentu, saya menjadi tidak peduli, hinggalah sekarang.

ketika saya duduk disini, dengan kesedihan yang teramat, bayangan dan kekeliruan pada kegagalan terbesar saya hari ini, menonton berita itu, seakan memainkan semula senario yang serupa yang saya saksikan, yang terjadi pada 16 ogos 1977, berlaku lagi sekarang, dengan michael (satu pemandangan yang saya tidak ingin saksikan lagi) benar-benar seperti yang dia jangkakan. saya benar-benar kecewa.

sebarang pengalaman atau kata-kata buruk yang pernah saya rasakan terhadap dia, mati dalam diri saya, pergi bersama-sama dia.

dia ialah seorang yang sangat mengagumkan, dan saya bertuah kerana berkesempatan berada sedekat-dekatnya dengan dia, dan berkesempatan memiliki pengalaman-pengalaman dan tahun-tahun ketika masih bersama.

saya benar-benar berharap, dia dapat lepas dari kesakitan, tekanan dan kekeliruan yang dia alami.

dia berhak untuk bebas dari semua itu, dan saya berharap dia berada ditempat yang lebih baik sekarang, atau akan berada ditempat itu.

saya juga berharap bahawa sesiapa saja yang merasa mereka telah gagal untuk membantu dia, merasa lepas bebas dari perasaan kesal, kerana dia juga telah bebas, mudah-mudahan.

dunia sedang dalam kejutan, tapi bagaimanapun, dia tahu bagaimana takdirnya satu hari nanti, lebih dari orang lain, dan dia benar.

saya benar-benar perlu menyatakan semua ini sekarang, terima kasih kerana mendengar.


~lisa marie presley.

notakakiayam: hasil terjemahan yang jujur. maaf kalau ada terjemahan yang tidak tepat.

Sabtu, Jun 27, 2009

siapa?

malam tadi aku mendapat panggilan dari nombor tak dikenali.

"hello. siapa?" si lelaki yang memanggil bertanya dengan kasar. "siapa ni?" aku pula bertanya bingung. "siapa? siapa?" lelaki itu terus-terusan bertanya dengan nada eksen. aku pula masa tu tak faham bahasa apa dia cakap. lalu aku katakan dia salah nombor. "siapa? siapa ni?" dia bertanya lagi. aku bengang lalu meletakkan telefon.

tadi. dia telefon lagi.

"hello. ni siapa ni?" dia bertanya tak puas hati. "siapa? ni siapa?" aku pula bertanya. "ni kat mana ni?" dia bertanya pula. "selangor," aku menjawab sambil "rolling" mata. "isk, biar betul jauh sangat ni. ni kat negeri sembilan," dia bercakap tak percaya. "macammana nombor awak boleh ada dalam telefon saya?" dia bertanya lagi. "manalah saya tau. mungkin orang salah nombor kot," aku jelaskan. "tak, macammana nombor awak ada ni? saya pelik ni!" dia menekan. "saya lagi lah tak tau macammana. hari tu adalah orang telefon tanya negeri sembilan. tak taulah kalau dia salah nombor. sebab masa tu memang dia salah nombor," aku jelaskan dengan rasa mula nak marah. "dia tanya apa lagi?" lelaki itu terus mendesak. isk, dia ni macam ada kes saja. "tu sajalah dia tanya. mana ada apa lagi. dia sendiri pun salah nombor," aku dah mula panas. "tak apa, nanti saya telefon awak lagi," lelaki itu berkata. "nak telefon apa lagi? awak dah salah nombor. mungkin orang yang guna telefon awak tu pun salah nombor," aku mengelak. "tapi macammana nombor awak ada dalam ni yang saya pelik tu!" dia masih maukan penjelasan. lalu aku memotong, "itu hanya Tuhan saja yang tau macammana. saya sendiri pun tak boleh nak jawab." lelaki itu terdiam. "err..oklah! oklah!!!" dan terus meletakkan telefon.

bangang. dah cakap salah nombor tu salah nombor la! nak cakap apa lagi baru nak percaya? dah lah aku masih sedih-sedih michael jackson mati ni! saja mau bikin panas. ni kalau dia telefon lagi mau kena maki. hilang imej aku sebagai gadis pemalu.

michael jackson

encik michael jackson

tipikal kan? semua orang bercakap tentang michael jackson, sekurang-kurangnya untuk seminggu dua ini, atau mungkin lebih.

tak, michael jackson tak duduk belakang rumah aku. dia juga bukan pakcik aku.

tapi aku membesar dengan lagu-lagu dia. kita semua membesar dengan lagu-lagu dia. tak kiralah, peminat beginner, intermediate atau advanced (ni stok kipas susah mati sampai semua nak tiru dia). walaupun album best-seller dia keluar masa aku baru lahir (atau mungkin sedang dalam proses pembikinan), dia tetap sedikit sebanyak membuat kehidupan sepanjang membesar sesuatu yang sangat memorable.

dari melihat dia berwarna gelap, sehinggalah ke warna terang. perubahan gaya dan muka dia sentiasa diikuti. ya lah, dah keluar suratkhabar, tv, kalau tak tau tu aku tak tau lah nak cakap. michael jackson, kehidupan dia agak kucar-kacir. mungkin lebih baik kalau dia langsung tak buat pembedahan kosmetik itu. tapi lagu-lagu balad dia semua menusuk hati. suara dia, gaya nyanyian dia. paling aku suka dengar, "one day in your life" yang aku pos pada entri sebelum ini. lagu itu memang tak pernah gagal buat aku menangis, juga "you are not alone".

kalau video klip pula, mau gempak-gempak saja. sampai aku teruja melakonkan watak dalam video klip dia, "thriller". ya, memang sengal waktu itu. aku berkolaborasi dengan kakak aku untuk lakonan semula itu. ketika itu aku masih bersekolah rendah. tak ingat umur berapa. tapi video klip dia memang tip top. ah, mungkin perkataan tip top tu tak sesuai.

membesar dengan lagu-lagu dia buat aku rasa macam aku dekat dengan dia. ya, memang dia tak kenal aku pun. tapi dia tak berhenti buat aku kagum dengan gerak tari, muzik dia. lagu dia pun bukan semualah aku suka pun. kadang-kadang aku gelakkan para india yang beria-ia meniru imej dia. tapi itu semua hak masing-masing. sebab michael jackson ini pengaruh dia sangat besar. ala-ala guna nama dia untuk buat pinjaman kewangan pun selamba saja boleh dapat.

dan mendengar berita kematian michael jackson pagi tadi (itupun secara tak sengaja) benar-benar buat aku terpana. ayat pertama yang keluar dari mulut aku ialah "heh??", punyalah aku tak percaya dia dah tak ada. tak lama lepas itu aku seperti terdiam. dan mata tiba-tiba bergenang air. seperti kenangan masa kecil aku hilang bersama. tiba-tiba aku tak dapat ingat perkara-perkara seronok yang aku lalui sepanjang aku membesar diiringi lagu-lagu dendangan dia. dan kata-kata "kalaulah..." menyerbu otak.

melihatkan kehidupan dia yang penuh masalah, adakala membuat aku kasihan pada dia. dengan kes mencabul kanak-kanak. kadang-kadang aku fikir orang sekadar mengambil kesempatan atas kekayaan dia.

dan dia merancang membuat "comeback" tak lama lagi. aku sedikit teruja untuk melihat dia bangkit, kembali ke tempat dia pernah berada dulu. dan dalam hati aku berharap dia berjaya lakukan.

tapi dia kembali kepada yang menciptakan dia, ketika persiapan "comeback"nya sedang rancak dijalankan. dia pun tentu tak sangka yang dia dipanggil pulang sebelum sempat dia menebus kembali zaman kegemilangan dia. tak ada siapa yang sangka. lagipula, dia datang ke dunia dengan rupa dan warna yang lain, tapi dia pulang dengan rupa dan warna yang sangat jauh lari dari yang dikurniakan pada dia. (aku cuba buat lawak ni, tapi....)

ah, air mata ini tak mau berhenti mengalir. "kamon, michael jackson bukan siapa-siapa pada kau." ya, aku tau. cuma perasaan dekat itu yang buat aku terasa sedih dengan kematian dia.

"one day in your life, you'll remember the love you found here. you'll remember me somehow, though you don't need me now, i will stay in your heart..."

ayat ini, malah seluruh lirik lagu ini memang memberi kesan pada aku sejak mula-mula aku dengar lagi, ketika aku masih di sekolah rendah. aku tak pernah jemu dengan lagu ini. lagu yang tak pernah gagal menitiskan air mata aku.

"One day in your life, when you find that you're always longing for the love we used to share,
just call my name, and I'll be there....."

tidak, dia tidak akan. sampai bila-bila.


notakakiayam: bodoh, beria-beria aku menangis malam ni.




Jumaat, Jun 26, 2009

surat

semalam, pulang dari kerja, seperti biasa terus saja aku ke bilik, menyimpan beg bagai. mata aku terpaku pada dua pucuk surat. satu dari tesco, dan satu lagi surat dari "seseorang" yang dah lama aku tak terima. dengan cepat-cepat aku membuka surat itu.

surat dari ptptn rupanya. dia hantar penyata.

untuk peminat encik jackson

satu-satunya lagu balada encik michael jackson yang aku suka sangat. sila enjoy.



mari nyanyi sama-sama:

One day in your life
you'll remember a place
Someone's touching your face
You'll come back and you'll look around you

One day in your life
You'll remember the love you found here
You'll remember me somehow
Though you don't need me now
I will stay in your heart
And when things fall apart
You'll remember one day...

One day in your life
When you find that you're always waiting
For the love we used to share
Just call my name
And I'll be there

(Oh-oh-oh-oh-oh...)

You'll remember me somehow
Though you don't need me now
I will stay in your heart
And when things fall apart
You'll remember one day...

One day in your life
When you find that you're always longing
for the love we used to share
Just call my name
And I'll be there

(Ohh...)

Khamis, Jun 25, 2009

kylie minogue

aku memandu pulang ke rumah. seperti biasa, telinga disumbat dengan earphone pemain mp3 aku. lagu can't get you out my head nyanyian kylie minogue tiba giliran dimainkan. aku menyanyi-nyanyi bersama-sama.

tapi......aku tak terasa seksi macam dia dalam klip video lagu tu.

Rabu, Jun 24, 2009

sayang anak, tangan-tangankan. sayang harta? bahagian 2

1.

"boleh tak nak pakai perfume kau hari ni?"

"kau tak bawak perfume kau ke? kan kau punya ada?"

"memanglah. tapi aku sayang nak pakai. sebab perfume tu dah tak ada jual. kalau aku pakai pun selalu sikit-sikit saja. sayang."


2.

"nak pinjam perfume!"

"kan kau ada perfume?"

"aku tak bawa. ada kat rumah. aku bawa mana yang aku nak pakai saja."


3.

"eh, perfume kau sekarang giliran yang mana?" (aku jenis pakai perfume ikut giliran, mana yang beli dulu, pakai dulu, yang beli kemudian, pakai kemudian. giliran berjalan ikut minggu).

"yang one drop perfume tu."

"pinjam boleh? perfume aku ada dalam beg. malas nak keluarkan."
tapi akhirnya dia pakai juga perfume sendiri. lepas aku bebel-bebel tak puas hati. pakai orang punya sebab sayang nak pakai barang sendiri.

what the......?

sayang anak, tangan-tangankan. sayang harta?

suami. kerana sayangkan isteri, dan sebagai menghargai pengorbanan isteri melahirkan anak-anak yang comel-comel dan pandai-pandai, lantas menghadiahi si isteri dengan sepasang kasut sukan mahal buat si isteri. kemasan suede di bahagian depan. memang cantik. isteri mana tidak teruja dengan pemberian begitu. harap-harap aku juga mendapat suami yang suka menghadiahi isteri dengan hadiah-hadiah yang mendatangkan teruja.

isteri. menerima hadiah si suami dengan perasaan gembira dan terharu. kalau mau dibeli sendiri, lebih baik wang digunakan untuk perbelanjaan rumahtangga dan anak-anak. dan kerana cantik sangatnya kasut sukan itu, si isteri memutuskan untuk melenjan kasut sukan tak berapa mahal si adik, kerana sayang memakai kasut pemberian si suami untuk latihan kecergasan yang disusuli dengan aktiviti jungle trekking. nanti rosak pula.

"long, apa kata kau bagi saja kasut adidas pemberian suami tu pada aku? kau ambillah kasut new balance ndurance 720 aku tu buat ganti." kata aku dalam nada bengang dalam hati, kerana sering menjadi mangsa kakak-kakak yang sayang mengorbankan pemberian suami.

T_T

Isnin, Jun 22, 2009

kucar kacir

beberapa bulan lalu, elok-elok saja selera makan aku terkawal. oklah, melainkan kalau nampak ayam goreng, aiskrim atau puding kat rumah. tapi selebihnya dibawah kawalan. kira kalau sehari itu cuma makan biskut cicah nescafe, kemudian malam makan roti pun dah cukup kenyang gila bagi aku.

tapi sejak kes kena hempuk besi tempohari, tiba-tiba saja aku asyik rasa mau makan. jenis tak mainlah kunyah gegula getah. mau kunyah, mesti mau telan. sekarang siang malam aku makan. jenis menyumbat sampai kenyang, sampai menyesal makan banyak-banyak. macam dah tak peduli dah kalori, gula, lemak dan sebagainya. makan bagai tiada hari esok. seiring itu, aku cepat berasa meluat kalau orang banyak hal dengan aku. keretapi lambat pun aku dah mula rasa marah sampai nak menangis. orang usik sikit aku dah mula nak sentap. orang lembab atas lebuhraya pun aku dah memaki hamun sampai rasa mau nangis. dah gila ke apa aku ni. sehingga kadang-kadang aku benci dengan semua yang ada disekeliling.

mungkin aku mengada-ngada maukan perhatian. atau aku sudah sepatutnya bertukar angin. sebab kena hempuk besi konon. mengada-ngada.

catan tentang rasa


ini catan digital aku dalam corel painter siang tadi. sepatutnya menafsirkan perasaan yang aku rasa sekarang. tapi sudahnya aku sendiri tak faham. sebab? masa lukis ni, kejap ke sana kejap ke sini perasaan aku. yang bertabur kat bawah itu sepatutnya bunga, entah macammana jadi confetti pula. tapi rasanya aku faham. agaknya.

berani hidup 2

sana sini kompelin. kenapa begitu? kenapa begini? lepas itu merungut. dan terus merungut.

hakikatnya, kita takut.

takut memanjat ke tempat tinggi, kerana bimbang terjatuh. bimbang tergelincir di tengah pendakian. bila dah sampai atas, gayat pula. "ah, alangkah bagusnya kalau aku tak gatal-gatal memanjat ke tempat tinggi ini," hati berkata kesal.

tapi bila kekal berada di bawah, hati mencanak-canak mau tau apa yang ada di atas. "what's up??" kata mat saleh. dan kemudian bising-bising kenapa kita tak dapat lihat apa yang di atas. tapi takut memanjat. sudahlah bila duduk di bawah, dipijak-pijak oleh orang-orang yang memanjat ke atas. kenapa kita tak mau memanjat sekali, kalau tak mau terus-terusan menjadi tempat memijak?

pilihan-pilihan begini memang susah. di atas, atau di bawah? tapi tidak di tengah-tengah. dan kita semua tau, yang di atas itu lebih baik dari yang di bawah. syaratnya, jangan sampai terlupa untuk terus menyuburkan akar yang menyokong. akibatnya nanti akar akan rosak, reput dan rapuh. dan yang di atas nanti akan turut musnah, sedikit demi sedikit. lantas akhirnya ditebang, dan jadilah tunggul tidak berguna.

kerana itu, jangan diteka-teka sangat bagaimana keadaan di atas, baikkah, burukkah kalau kita masih takut untuk memanjat. pendakian itu yang patut dirisaukan. betul cara mendaki, dapatlah menikmati keindahan yang di atas. silap cara mendaki, bimbang tersasar laluan, atau tergelincir jatuh lalu berada di bawah semula. pendakian memang sukar. cuma yang berani, percaya dan yakin saja akan sampai ke atas.

amacam, berani memanjat?

Ahad, Jun 21, 2009

terancam?

hari ini aku ke dua kenduri kahwin jiran. satu di dewan universiti malaya, satu lagi dewan berhampiran rumah.

yang di dewan UM itu lauknya, memang tip top. lupa pula ada kenduri kahwin lagi satu sedang menunggu. jarang dapat makan nasi kenduri yang panas-panas sampai kena tunggu sejuk sikit baru berani gaul-gaulkan lauk.

pulang ke rumah sebentar dan tidur. sebab sakit kepala.

kemudian bangun jam 2.30 petang, itu pun mak dah bising-bising tanya tak nak ikut kah? isk, mestilah mau! ada cendol tu di kenduri itu. aku bangun dan tanpa mencuci muka atau membetulkan mekap, terus menyarung tudung dan menyarung stokin panty hose warna ungu yang aku beli semalam dipadankan dengan kasut hijau pucuk pisang yang mencederakan kaki aku minggu lepas. gila pop art!

sampai di dewan, aku menyapa pengantin lelaki (jiran aku), "yo bro!" dia membalas sapaan dengan gelak-gelak. aku terus berlari ke seksyen cendol. rakus benar. tak sedar perut dah penuh. lepas dah selesai dua mangkuk cendol, dua potong ayam percik, dah jinak juga, kami beransur pulang. sebelum itu duduk di khemah depan dewan. di situ terdapat pengantin-pengantin perempuan (majlis dua beradik lelaki). aku duduk membuat hal aku sendiri di situ. sesekali salah seseorang pengantin perempuan menjeling ke arah aku. aku buat bodoh. lagipun aku tak tau apa maksud dia memandang-mandang aku kejap-kejap begitu. kalau kerana kagum dengan cara pemakaian aku yang sangat pop art (bahagian kaki dan mata saja), hoh! terima kasih. saya terharu anda kagum dengan saya. sila contohi.

bila hendak pulang, kakak aku bertanya "err...kena salam pengantin perempuan ke?" aku membalas, "isk, manalah aku tau. kau pergilah mulakan, kau dah kahwin!" lalu kami tersipu-sipu pergi bersalam dengan pengantin perempuan. "jiran," salah seorang pengantin lelaki menjelaskan kepada pengantin perempuan. "sila jangan rasa terancam," aku berbisik nakal dalam hati.

di kereta, kakak aku berkata, "mesti kau rasa sedihkan. kalau tak, mesti kau yang menyarung baju pengantin putih tu hari ini." jenis suka membuat spekulasi sesedap rasa. aku memandang mukanya dengan mimik muka "what the...?".

tak tahulah bagaimana mau jelaskan lagi. sewaktu aku dapat tau si lelaki jadi juga berkahwin dengan perempuan yang konon-konon tak jadi kahwin, hanya Tuhan tau berapa tinggi aku melompat keriangan. sebab aku terselamat dari sistem kahwin ikut pilihan keluarga. kepada lelaki itu, terima kasih kerana kahwin juga dengan perempuan itu.

hahah!! mungkin sebab itu agaknya perempuan itu mengusha-usha aku tadi. kamon........aku bukan jenis perempuan yang memberi ancaman.

khosirin bahagian 4

ruslan menggeleng kepala. sudah habis ikhtiarnya. tidak, bukan dia cuba mengugut untuk merampas kekasih khosirin itu. tapi, dia tidak mau khosirin mensia-siakan sang kekasih. "by the way, kau nak ke mana ni?" ruslan cuba mengalih cerita. "aku mau ke hujung bandar ni. mau melihat bandar yang bakal aku pegang!" jelas khosirin. eksen. "baik-baik memandu khos! jangan lama sangat di hujung bandar tu. dah nak pukul 3 ni! cepat-cepat pulang sebelum tersesat jauh. kau tak familiar jalan tu! jalan tu bahaya, ada gaung dalam. masuk tak boleh keluar balik!" ruslan berpesan. untuk kali terakhir. "AKU TAU LAAA!!!!" jerit khosirin di kejauhan, sayup-sayup tenggelam dalam deruman enjin kereta ford mustang shelby cobra GT500KR yang baru diperolehinya tadi. (cilakak, senang benar hidup khosirin ni!)

buku panduan sang kekasih dibaca oleh si perempuan. khosirin memandu laju ford mustang itu. terasa rangsangan adrenalin yang memuncak. jiwanya puas. jantungnya laju. si perempuan itu tekun membelek setiap muka surat dalam buku panduan itu. dia menemukan suatu pesan dari sang kekasih kepada khosirin, lalu membacanya kuat-kuat. "khosirin sayang, buku ini adalah satu panduan penuh informasi berguna, supaya mereka memerhatikan petunjuk-petunjuk yang terdapat dalamnya, dan supaya dapat dijadikan pelajaran bagi orang-orang yang berfikir." si perempuan terdiam. khosirin memandang ke arah si perempuan. si perempuan menyelak lagi, dan menjumpai satu lagi pesan. "khosirin sayang, adakah kau ingat aku memilih kau untuk bermain-main saja?" khosirin mula memperlahankan kereta. si perempuan membaca lagi, "buku ini dari aku untuk kau, khosirin. aku mau kau cepat sampai ke rumah ku. aku tak mau kau mengalami kesusahan dalam perjalanan. sebab itu aku beri kau buku ini. adakah kau menganggap buku ini tidak bermakna pada kau?" ketika ini, khosirin mula terbayangkan wajah ruslan, dan setiap kata-katanya. si perempuan menyambung lagi, "khosirin sayang, kekasihku yang terdahulu, juga telah mengabaikan pesananku. mereka juga seperti kau. lalu aku hapuskan mereka dari mukabumi ini! (jenis kekasih ganas ni) dan kau tau itu! tapi adakah kau mengambil itu sebagai pelajaran?" dan akhir sekali perempuan itu membaca satu pertanyaan. "khosirin sayangku, aku telah meminta ruslan untuk membantu kau mencari jalan ke rumah ku. dengan buku ku. buku itulah panduan yang benar. tapi kau tak mau ikut. habis, kau mau aku cakap apa lagi baru kau akan percaya?" ah! memang sah sang kekasih bukan calang-calang. "bagaimana dia tau setiap pergerakan aku?" khosirin tidak mampu berkata apa. fikirannya sudah kucar kacir. perempuan disebelahnya sudah tidak dihiraukan. yang nampak di kepalanya cuma ruslan, ruslan dan ruslan. masa juga sudah tinggal beberapa saat lagi ke pukul 3 petang.

"KHOSIRIIINNNN!!!!" si perempuan menjerit nyaring. lupa dia yang sebelum itu dia memanggil khosirin "abang". kereta khosirin yang gah itu telah terbabas. khosirin gagal mengawal kenderaannya. GEDEGANGGG!!! BOOMM!!! KELETUNG!! PRAPPP!!! VROOSHHH!!!! bunyi kereta itu berhentam-hentam dengan pokok-pokok di sekeliling. eh, kejap. sebenarnya itu bunyi kereta itu tergolek ke dalam gaung. gaung yang dalam, lagi gelap, kotor dan dingin. khosirin dan perempuan itu sudah pengsan.


khosirin membuka mata. oh oh gelapnya! dia mula merasa cuak. perempuan tadi telah hilang ke mana. mestilah tercampak kat mana-mana. eksiden masuk gaunglah katakan. dia mengelip-ngelip mata. dapatlah sedikit cahaya, lepas matanya dapat menyesuaikan diri dengan keadaan gelap. kemudian terdengar bunyi orang menghampiri. dari suara yang khosirin dengar, ada 2 orang. khosirin membatukan diri. nampak cahaya terang semakin menghampiri. 2 orang tadi berdiri dekat dengan dia.

"bangun!" jerkah satu suara. khosirin terpaksa juga berhenti berlakon pengsan. dia buka mata. seperti mau meletup jantungnya melihat 2 manusia...makhluk...ah apa entah di depannya. rupa ada macam orang. tapi rupanya sangat seram. bukan, bukan hantu. khosirin tau hantu rupa dia macammana. "errr..saya kat mana ni?" khosirin beranikan diri bertanya. "heh! kau dalam gaung. gaung yang dalam gila!" seseorang yang membahasakan dirinya cik m berkata. "macammana kau boleh sampai sini?" cik n pula bersuara. isk, khosirin pelik. makhluk apa ni nama macam vogue-vogue saja. "aku dalam perjalanan ke hujung bandar. melihat tempat yang bakal aku pimpin," khosirin menjawab dalam sakit-sakit. "kau ini, mesti main ikut hati saja kan? kau tau tak kami ni makan orang? sebelum tu kami akan menyeksa mangsa-mangsa puas-puas, baru sedap makan!" cik m bersuara garang. "tapi, aku tak sengaja. aku eksiden!" khosirin cuba meminta belas. "eksiden meksiden! heh! taukah kau jalan yang kau ikut tadi tu merbahaya? kau tak sepatutnya ikut jalan tu!" cik n pula bersuara sambil menyeringai tanda tak sabar mau makan daging manusia. khosirin semakin kecut perut. dia mesti selamatkan diri. "tolonglah, lepaskan aku. naikkan aku kembali ke atas. aku janji, aku takkan beritahu orang pasal kau berdua! aku takkan lalu jalan yang aku lalu tadi!" khosirin sungguh-sungguh menyesal. menyesal kerana mengendahkan buku itu, dan memperlekehkan ruslan. cik m dan cik n malas cakap banyak. "heh! baru sibuk nak minta tolong. tak pernah ada seorang manusia pun yang terselamat dari gaung ni. apa dulu tak ada orang yang cakap kat kau ke pasal tempat merbahaya ni, hah??? tak ada orang bagi amaran??? sekarang dah terlambat. kau akan jadi makan malam kami!!!!" cik n bersuara garang dan tegas. tak faham dia dengan perangai manusia yang suka hidup ikut suka hati. sombong pula tu. "ambillah harta aku. kalau itu boleh selamatkan aku! ambil lah! aku tak perlukan lagi!" khosirin terus-terusan merayu. "in your dream laaa.." cik m pula membalas acuh tak acuh. dan sejurus itu, raungan khosirin kedengaran, memanggil kekasihnya, bergema di seluruh gaung.


sementara itu di villa dar el salami, sang kekasih disampaikan berita kecelakaan yang menimpa khosirin, sehingga dia mati. "aku dah agak dah! janji saja lebih! padan muka! celaka punya orang!" sang kekasih menyumpah.

Tamat.

Sabtu, Jun 20, 2009

khosirin bahagian 3

khosirin sedang membuka pintu kereta apabila mendengar namanya dipanggil, lagi sekali. khosirin berbulu telinga. tidak, bukan disebabkan bulu dada yang lupa diwaxing itu. khosirin menoleh dan bersiap sedia untuk menengking, bila dilihatnya yang dipanggil itu adalah wakil rakyat tadi. terus tak jadi, malah wajah bertukar menjadi semanis-manis wajah di dunia. perempuan gedik itu pun kalah. khosirin cepat-cepat bersalam cium tangan dengan wakil rakyat itu. wakil rakyat itu tersengih-sengih.

"ada apa tan sri?" tanya khosirin mesra yang dibuat-buat. tan sri tersenyum-senyum. "ini....saya nak ucap terima kasih lah bantu saya tadi. kalau awak tak ada tadi, sampai sudahlah mereka tak percaya pada saya," tan sri menjelaskan maksud. "eh, tak ada hal lah tan sri. lagipun tan sri dah beri habuan tadi pada saya. itu pun dah best sangat dah!" khosirin cuba merendah diri. sedang hatinya mula dikuasai perasaan syok. ini macam ada harapan mau dapat gelaran pula ni. "begini khosirin. sebenarnya ada satu kawasan di hujung bandar ni, tiada pemimpin. kawasan itu bagus. kalau dimajukan, memang lumayanlah!" tan sri beria-ia. khosirin merenung mata tan sri. matanya bercahaya. mata khosirin, bukan mata tan sri. nampaknya angan-angannya macam ada peluang jadi kenyataan. terbayang lagi dimatanya, kedudukan, harta, dan si perempuan cantik tadi. eh, sang kekasih. dalam berangan pun boleh tersasul. tapi apa ada hal? apa barang ada harta banyak-banyak tapi tak boleh menyara seorang perempuan lagi? alah, kira sedekah amal jariah lah tu. sekurang-kurangnya membantu kehidupan perempuan lain. "nabi juga begitu," dia berkira-kira lagi dalam hati. ah! tentulah sang kekasih bertambah sayang padanya. ya lah, kekasih mana tidak gembira mendapat pasangan yang stabil serba serbi. ish, lebih dari stabil! "jadi saya ingat mau lantik awak jadi pemimpin di situ. awak ada potensi!" tawaran tan sri mematikan lamunan khosirin.

khosirin terpana. wah wah wah!! bukan calang-calang tawaran ni! isk, dalam masa hampir 3 jam menuju ke rumah sang kekasih, macam-macam pula ganjaran dia dapat! serasa sang kekasih telah memberi tuah padanya. atau mungkin juga si perempuan itu punca tuahnya. "biar betul ni tan sri? saya..saya..." khosirin tak dapat meneruskan kata-kata. syok sangat. "betul khosirin. mari, kita ke pejabat saya. tandatangan itu dan ini," tan sri meyakinkan. khosirin bagai dipukau terus membuntuti tan sri. tangan si perempuan tidak dilepaskan. tak, sebenarnya perempuan itu yang sibuk memegang tangan khosirin. sebab itulah khosirin tidak dapat melepaskan tangan perempuan itu. lupa langsung dia pada masa yang berjalan laju. dan juga kepada tujuan asal menuju ke villa sang kekasih.

selesai menandatangani itu dan ini, angkat sumpah bagai (mudah gila proses, maklumlah, dalam cerita), khosirin dibawa ke tempat yang bakal dijaganya. hatinya berbunga-bunga berpokok-pokok siap ada sinar mentari yang menceriakan. senyum tidak lekang dibibir. tak terasa langsung kelenguhan pada pipi. tak tersedar masa cuma tinggal lagi 30 minit sebelum waktu temujanji dengan sang kekasih. dan tak terperasan pengintip-pengintip kekasih telah melaporkan pergerakannya pada sang kekasih. dan ruslan muncul lagi. "la, kat sini lagi. apa kejadah tak pergi-pergi lagi ni?" ruslan membebel. "heh! aku dapat pangkat ni beb! entah apa kes! biasalah, orang kacak, berharta lagi. kau tak perlu kata apa-apa. semua ini untuk kekasih aku juga!" khosirin berkata, bangga. ruslan menggeleng kepala. "kan ke elok kalau kau gunakan harta yang kau dapat ini buat belanja ke rumah kekasih kau? kau taukan jalan ke sana itu susah? nak kena upah tukang bawa kenderaan. kenderaan kau ini bukan boleh lalu jalan itu. kau sendiri pun kena bersusah nanti. ini kau nak bawa harta banyak-banyak ni, perempuan ini lagi kau seret merata-rata. bukankah kekasih kau juga berpesan membawa bekal yang baik-baik ke rumahnya nanti, sebagai bukti cinta kau pada dia?" panjang gila ruslan membebel kali ini.
khosirin menggeleng kepala. "ruslan, aku tau apa aku buat ni. aku kejarkan benda-benda ini semua pun untuk kekasih aku juga. err..kecuali perempuan ini," disitu, khosirin bersuara perlahan. "yang kau pula berlebih-lebih ni kenapa? kau ada hati dengan kekasih aku ke?" khosirin menyerkap jarang. "tidaklah!" ruslan membela diri. "aku sekadar mengingatkan kau. orang-orang di sana pernah menyampaikan pada aku, kekasih kau itu cuma mahu kau mengingati dia saja. bukan harta dan pangkat yang dia inginkan dari kau. bukankah dia cukup kaya untuk menampung kehidupan kau nanti?" sambung ruslan, panjang lebar juga. "dan kalau ya pun kau mau membelanjakan harta, belanjalah untuk menyampaikan pesannya kepada orang-orang yang dinaunginya, dia akan gantikan balik wang kau. dan dia juga berpesan, dia akan menguji ketahanan bakal pasangannya, sebab dia takkan biarkan seseorang itu mengatakan cinta kalau dia tak diuji dulu, sedalam mana cinta terhadap kekasih kau itu," sambung ruslan lagi. masih mode panjang lebar. khosirin mula letih. "mana-mana saja kau tau semua ni. eh, itu kekasih akulah. aku lebih kenal dia!" khosirin menyanggah.

bersambung lagi. kesian kau orang kena baca panjang-panjang.

khosirin bahagian 2

sudah hampir sejam dia di perkampungan itu. khosirin meminta diri untuk beredar. perempuan-perempuan tadi merengek tak mau melepaskan khosirin. orang kacak memang macam tu lah. perempuan-perempuan itu mau ikut. "isk, tak bolehlah. apa kata kekasih abang nanti," khosirin cuba mengelak. "ala..boleh lah bang. lagipun kami dah lama tak berjalan-jalan. boleh lah.." seorang perempuan merengek manja. khosirin berfikir. dalam kepalanya, sudah terbayang keindahan pemanduan sebentar nanti. lagipun, sebelum sampai ke rumah sang kekasih, dia boleh menurunkan perempuan itu di mana-mana. tak adalah nanti dia disyaki yang bukan-bukan. khosirin tersenyum. "hurm, abang cuma boleh bawa seorang saja. tapi, abang yang akan pilih!" kata khosirin, tegas. tegas dalam gatal bernafsu. khosirin memilih perempuan yang paling tip top sebagai penemannya. perempuan itu tergedik-gedik keriangan. mereka pun berjalan ke kereta, dengan senyum dibibir, dengan gelora didada.

"eh, kau nak ke mana ni?" khosirin tersentak. eh, macammana pula kawannya si ruslan boleh ada di sini. macam cerita komik pula. "ruslan!! apa kau buat kat sini??" khosirin menjerit gembira. lama benar tak nampak ruslan. "hahahahah!! aku ada saja. kau nak ke mana ni?" tanya ruslan setelah bergelak ketawa. "aku mau ke rumah kekasih aku. ini, siap dia beri buku panduan. bukan calang-calang kekasih aku tu!" jawab khosirin bangga. ruslan meneliti buku panduan tersebut. "eh, kau ni dah salah jalan ni. sepatutnya kau tak ikut kampung ni," ruslan berkata. "eh, orang banyak cakap kena lalu kampung ni. lagi senang! dalam buku tu pun ada sebut pasal kampung ni," khosirin membela diri. "ya, memang ada sebut. tapi bukan suruh lalu kampung ni. kenapa kau tak ikut buku ni? kan kekasih kau yang beri?" ruslan bertanya. "ah, aku dah tanya bapa aku, dia kata ikut jalan ni. aku tanya orang-orang yang pernah ke tempat rumah kekasih aku tu, pun mereka guna jalan ni juga. lagipun, orang-orang itu dah pernah guna, mereka taulah. ala, bukan aku tak ikut langsung buku tu. aku ikut juga, walau sikit-sikit. ok lah tu!" khosirin membantah lembut. "isk, nanti tersesat jalan nanti. kau bukan biasa kat sini," ruslan meluahkan kerisauan. "alah, aku taulah macammana mau ke villa dar el salami tu. rumah kekasih aku kan. aku akan pastikan sampai, tak kira lah ikut jalan mana sekalipun! sudahlah, aku gerak dulu!" khosirin meninggalkan ruslan yang terkedu dengan sikapnya. perempuan tadi menjeling ke arah ruslan, dengan jelingan sinis. "macam bagos!" getus ruslan. dalam hati saja.


khosirin bersemangat memandu. maklumlah perempuan tip top di sebelah. siapa yang tak terkinja-kinja. kemudian khosirin melalui pula sebuah ladang tanaman. wah! subur benar! banyak hasil! eh, ada tawaran harta! "gilalah! biar benar ni?" khosirin terjerit. si perempuan menggedik-gedik memujuk supaya berhenti di situ, dia pun mau juga. tapi khosirin melihat jam. ada kurang 2 jam sebelum waktu temujanji. khosirin mula berbelah bagi. harta percuma tu. syaratnya, cuma perlu membantu seorang wakil rakyat memperoleh kepercayaan masyarakat di ladang. "ek eleh, senang gila!" khosirin mula bermegah. dia kan kacak, lagi manis berkata-kata. bukan susah sangat. selepas berjumpa wakil rakyat, dan menandatangani perjanjian itu ini, khosirin memulakan tugasnya. 45 minit, satu ladang itu berjaya diselesaikan. memang mudah, kalau mengambil kira keluasan ladang itu. leka dia menghasut, memujuk masyarakat ladang di situ. masa hampir ke jam 3 petang. tapi harta percuma yang diperolehnya berjaya melekakan lagi. sibuk pula mengira harta, siap melihat-lihat katalog kereta baru untuk dibeli. boleh lah ditunjukkan pada kekasihnya nanti. "mesti dia suka. bertambahlah sayang dia pada aku. macam-macam jugalah permintaan aku yang boleh dipenuhi nanti!" khosirin berkira-kira dalam hati. sebahagian kecil harta yang diperolehnya, diberikan pada perempuan tadi, sebagai tanda terima kasih kerana menemannya sepanjang perjalanan.


"oi, singgah kat sini pula. kata mau ke rumah kekasih!" ruslan menegur dari belakang. "cilakak, dari mana saja kau ni rus?" khosirin mula tak senang. apasal tiba-tiba saja ruslan ini berada di mana-mana? sebelum ni mau jumpa pun susah. macam mau jumpa tan sri. "wah, mana-mana saja kau dapat harta ni. eh, kira tu kira juga. apa cerita date kau dengan sang kekasih tu?" ruslan mengingatkan. "ala, kejap lagi aku geraklah. dah nak setel dah ni!" khosirin beralasan. "entahnya abang ruslan ni. dah nak dekat lagipun. kecoh benar!" si perempuan menyampuk tiba-tiba. khosirin memandang ke arah si perempuan sambil tersenyum. eii, rasa mau dicubit-cubit pipi mungil si perempuan. si perempuan menjeling manja. paling manjalah! khosirin rasa seperti di syurga sekejap. dengan harta di tangan, perempuan cantik di sisi. lupalah sekejap pada sang kekasih. dia tidak sedar, yang dia diperhatikan oleh pengintip-pengintip yang diupah kekasihnya. heh, orang kaya kan? mana boleh main "couple" saja! "tak adalah, aku cuma mengingatkan kau. kau ni dah jauh pusing ni. karang takut tak sampai pula. ikutlah panduan yang kekasih kau beri tu. itu tandanya dia sayang pada kau. sebab dia mau kau selamat sampai di rumahnya!" ruslan memberi peringatan lagi. khosirin mula rasa berbulu di dada. oh, patutlah. dia lupa mau bikin waxing di salun tempohari. "ya, ruslan. aku tau. aku sayang pada dia juga," khosirin menjawab perlahan. dan meninggalkan ruslan di situ.
tapi masih mengheret si perempuan bersama.

bersambung lagi...

Jumaat, Jun 19, 2009

jin

aku sedang melawan mata yang sangat mengantuk, bila seekor jin tiba-tiba muncul.

"katakan saja apa hajat kau! apa saja! emas? perak? kekayaan? suami kacak lagi kaya? sebut saja! akan aku tunaikan!" kata jin, bongkak.

aku memandang jin dengan mata terkebil-kebil.

"errr....katil?" aku membalas, takut-takut.

jin diam. dan menjadi asap semula lalu hilang.

khosirin bahagian 1

khosirin bangun awal hari ini. hari ini dia akan ke rumah kekasihnya. kata kekasihnya, rumah tempat tinggal dia itu best. tenang. mau apa, sebut saja. pasti dipenuhi. "woh, mewah benar! betulkah?" khosirin bertanya. "mestilah! tak ada tempat lain semacam ini di dunia!" kekasihnya membalas. maklumlah, orang kaya. segalanya dapat disediakan dengan tak payah fikir masak-masak. cuma akan diberi pada orang-orang yang benar-benar memenuhi keinginannya. khosirin tersenyum lebar. sangkanya, pastilah dia orang yang boleh memenuhi keinginan kekasihnya itu.

khosirin
bersiap sambil mengingati janji-janjinya pada sang kekasih, dan juga janji-janji sang kekasih kepadanya. semakin lebar senyum khosirin. terasa seperti dia telah melengkapi kesemua keinginan kekasihnya itu.

khosirin seterusnya memandu ke rumah kekasihnya itu berpandukan buku panduan yang diberi oleh sang kekasihnya. "hebat tak hebat juga kekasih aku ni! boleh tahan bagi panduan ke rumah guna buku!" khosirin bersuara dalam hati. bangga pun ada juga. ya lah, dah tentu-tentulah sang kekasih itu bukan calang-calang. pemurah pula tu. tapi khosirin membaca sekadar selak-selak sahaja. mengambil poin-poin yang dirasa penting. "cukuplah ni, sampai juga akhirnya nanti," khosirin bersangka-sangka. lagipun banyak orang pernah beritahu dia, tak perlu ambil semua, ikut saja jalan yang mereka guna. lagi senang. dan atas keyakinan itu, khosirin pun tidak mempedulikan sangat buku panduan itu. lagipun dia bukan faham sangat.

dalam perjalanan menuju ke rumah sang kekasih,
khosirin melalui satu perkampungan. perkampungan itu sangat ajaib, penuh wanita cantik-cantik. khosirin terpesona. "woah! ini macam boleh pergi "syurga" ni!" khosirin mula teruja. dia berhenti di tepi jalan. seorang perempuan menyapa. lemak merdu suaranya. "abang mau ke mana ni, lawa-lawa begini?" khosirin mula kucar kacir. darah sudah naik ke kepala, kemudian bergemuruh di hati. lupa seketika pada tujuan asalnya. "abang mau ke rumah kekasih abang. villa dar el salami. jauh lagi ni," khosirin menerangkan sambil menahan gemuruh di dada. puh, punya lah cantik tahap bidadari perempuan itu, takkanlah mau pandang sekali lalu saja. tatap puas-puas selagi boleh. "oh, tak adalah jauh sangat bang. marilah singgah dulu. lagipun jarang ada orang luar lalu di kampung kami ni," si perempuan memujuk. "eh, tak apalah. abang pun dah lambat ni. janji jam 3 petang!" khosirin cuba menolak. "alah, abang ni. sekarang baru saja jam 12 tengahari. banyak masa lagi. marilah, abang mesti penat. nampak macam jauh saja perjalanan abang tadi," si perempuan terus-terusan memujuk. khosirin mula berbelah bagi. sang kekasih menunggu ketibaannya, tapi ini peluang datang sekali seumur hidup. "ah, tak mengapalah, ada lagi 3 jam, sempat ni," khosirin berbisik sendiri. "baiklah," khosirin bersetuju. si perempuan tersenyum girang. girang-girang gedik.

bersambung.....

tuduhan melulu

malam tadi, aku menceritakan ulasan manisan india secara oral pada kakak aku. aku ceritakan dengan perincian. bentuk-bentuk manisan yang ada, rasanya, teksturnya, semualah! dan dia juga turut menceritakan betapa dia terliurkan sejenis manisan yang terdapat di india town, klang. aku juga memberitahu betapa aku juga ingin menjamah manisan itu lagi. sedap! kira-kira aku bagi ulasan yang menunjukkan keterujaan dan apresiasi aku terhadap manisan tersebut.

"kau ni tiba-tiba saja gilakan manisan india ni, kau ada jatuh cinta dengan lelaki india ek? boifren kau orang india ek?" kakak aku tiba-tiba menyoal dalam nada menuduh.

itulah dia. pantang jengah kepala ke luar kotak sikit dah dituduh macam-macam. hish!

tv junkie: keliwon malam tadi

bidan jembalang. begitu bunyi tajuk siri keliwon malam tadi.

cerita biasa, bidan bela jembalang. kena bagi jembalang makan, untuk mencantikkan diri. itu syarat dia. jadi kena cari orang yang beranak sulung. hisap darah, makan uri. kalau perlu, makan bayi tu sekali. baru mujarab.

tapi siri kali ini, entah apa-apa. aku tak teruja mau tengok sampai habis. baiklah, adegan bidan nom bagi "pet" dia makan itu memang "real". jenis darah pekat-pekat. loya juga tekak aku tadi. siap "pet" dia hulur lidah dekat liang-liang antara papan lantai itu. panjang juga lidah "pet" itu. begitu rupanya cara bagi hantu makan. patutlah orang bela hantu ramai duduk kampung yang berumah papan. kalau duduk di kondominium, banglo, celah mana pula nak disalirkan darah itu. tadah dalam bekas, kantoi pula. baiklah, berbalik pada siri tadi. adegan bidan nom berjalan dengan "pet" dia, macam langsuir pun ada, agak "cute" juga. berpimpin tangan. aku ingat "pet" dia terbang di langit, bidan nom berjalan di atas tanah. paling tidak pun, "pet" dia jadi kenderaan untuk ke sana sini. pakej lah kan. apa guna bagi makan darah banyak-banyak, kalau setakat bawa bidan nom terbang menikmati pemandangan kampung dari atas pun tak boleh?

kemudian, "pet" itu tadi macam apa entah solekan dia. langsung tak "real". tak terasa goyang pun hati ni. kalau macam siri minggu lepas, penanggal itu, boleh tahan juga. ini, dah macam jenis perempuan huru hara uruskan rumah tangga sampai tak sempat nak uruskan diri. memang tak seram langsung. kalau seram pun, mungkin sekadar ambil hati pengarah dan penerbit saja.

makin lama cerita seram dah semakin macam sampah. sebelum itu aku ada menonton cerita seram (sepatutnya) di astro prima. tapi jalan cerita "lame" gila. langsung tak ada perasaan, tapi akhirnya ada juga, perasaan meluat.

Khamis, Jun 18, 2009

berani hidup

hari ini aku rasa macam sampah. bangun tidur dengan kepala yang sakit, bahu kiri tegang, dada sesak. perasaan memberontak tiba-tiba muncul dalam hati. kenapa aku perlu bangun? kenapa aku kena pergi kerja? kenapa aku perlu ditimpakan ujian yang bermacam-macam? pilihan yang berbagai-bagai? sudahnya aku bersiap juga ke pejabat, dalam rasa letih-letih. nafsu yang rendah menghasut aku supaya kembali ke tempat tidur. "kau kan tak sihat," katanya. "ah, celaka!" balas aku dalam hati. kalau cakap kuat-kuat karang kena tepuk dengan mak pula. apa kejadah celik-celik mata saja sudah mencarut-carut. bukan tau mau bersyukur dipanjangkan umur, diberi peluang membetulkan yang salah.

sepanjang hari di pejabat, aku mulakan dengan menghadap siri "house", biar semangat sikit bekerja. sambil menonton sambil bekerja, dan sambil itu ini. kepala makin bertambah sakit. koordinasi tangan dan otak menjadi kucar kacir. perut lapar. dan tiba-tiba badan seperti mau demam.


dan hari ini juga aku diganggu dengan pelbagai peringatan. peringatan penting semuanya. kalau tidak sabar, habis semua aku carutkan. tapi tak eloklah begitu. itu adalah tugas aku. tugas sebagai manusia. kalau tidak mahu perbuat, baik diciptakan sebagai papan kekunci. papan kekunci pun ada tugas. kalau dia tak jalankan tugas, bermakna dia telah ingkar. mana boleh papan kekunci mau membuat kerja dvd burner? atau tak mau berfungsi sebagai papan kekunci. taip-taip, tapi tiada apa yang keluar, atau keluar pun, tunggang langgang hurufnya. bila sudah ingkar, dan sudah diberi baikpulih, pun tetap tak mau berfungsi juga, sudahnya dibinasakan. berpindahlah papan kekunci tadi dari elok-elok di atas meja, ke dalam tong sampah. kalau mau tambah tragis, dalam keadaan berkecai. tengok, jadilah apa pun, semua ada tugas masing-masing. jangan mimpilah untuk dilahirkan sebagai itu dan ini bila sudah bosan menjadi manusia.


benar. hidup memang susah. tapi, kalau mati pun, sama saja. kalau dalam kubur boleh baring tenang-tenang sambil hirup "fruit punch" lain cerita. ini, ditanya itu dan ini. gagal menjawab, sedas kena. tenggelam lebih dalam. dan masa itu, baru menyesal, menyesal yang bukan sikit-sikit, kerana tak menjalankan tugas yang telah diamanahkan sebagai manusia, tak mau membetulkan diri walaupun diberi peringatan banyak kali.


jadi, sesusah manapun hidup di dunia, aku perlu kuat. kita perlu kuat. perlu berani hadapi dugaan dan cabaran, dalam menjalankan tugas yang diamanahkan. sebab masa hidup inilah kita berpeluang membaiki keadaan, walaupun ada orang yang tak suka usaha itu. dan kalau ada yang fikir mati itu penyelesaian, fikirlah lagi, sebab bila dah mati, ada dua yang akan menyoal itu dan ini. tak tenang juga sudahnya. mau kembali semula ke dunia dan mulakan hidup baru? lupakan.

notakakiayam: jadi aku akan berubah menjadi orang yang berani hidup di bumi Tuhan ini. nasib baik tadi tengahari aku dapat makan ayam goreng. tak adalah rasa "loser" sangat.

Rabu, Jun 17, 2009

manisan india oh manisnya!

tengahari tadi (sebenarnya dah membawa ke petang) aku ke restoran nirwana maju di usj 9 (belakang restoran ubi kayu). restoran itu buka tahun lepas, tapi aku tak pernah jengah. sombonglah katakan. tapi selepas bos aku bagi rasa nasi goreng dia, terus jatuh cinta. dua minggu lepas aku makan mi goreng (beli bungkus pasal situ susah parking). memang seksi! banyak pula tu dia beri. penuh satu polisterin. sesak nafas juga mau habiskan. RM3.50, itu mi goreng biasa. lepas itu mata aku melekat pada gerobok kaca berisi manisan india pelbagai jenis. mysore pak lah, gulab jamun lah dan entah apa-apa lagi entah. menarik juga. siap ada yang dibentukkan menyerupai epal dan pisang. kemas saja buatannya. tekak mula huru hara maukan sedikit "tasting" terhadap manisan tersebut. aku tak berapa berani cuba manisan india, sebab asyik terbayang rasanya yang manis gila-gila, balik rumah boleh potong kaki. lalu aku tinggalkan saja.

dan tadi aku makan di sana. "eat in", kata orang caucasian. walaupun memesan mi goreng biasa, mata aku meliar ke gerobok manisan itu. ah, tak meriah seperti hari itu. banyak yang tiada. tapi yang dipotong 4 segi berwarna kuning itu, mysore pak namanya, ada dan juga sasaran sejak sekian lama, gulab jamun pun ada. baik, makan dulu mi goreng yang dihidang dalam daun pisang. dan sebelum pulang aku membeli mysore pak dan gulab jamun tersebut.

sampai di pejabat, aku merasmikan mysore pak dahulu, sebab ia lebih mudah dimakan.

"anak-anak, inilah mysore pak." - pemakan/pengulas
gambar dari sini

gigitan pertama, rasa ghee (minyak sapi kan dalam bahasa melayu?) menular ke seluruh lidah. nikmat! kuat rasa susu juga! (padahal tadi usha resepi tak nampak pun dia tulis susu). manis tak manis sangat. sesedap rasa saja. ada rasa macam biskut arab atau biskut sugee (suji kalau mak-mak yang eja) tapi biskut suji itu rangup-rangup, ini jenis yang lembut dan cair di mulut, berkrim atau "creamy" kalau nak eksen-eksen. tak taulah anda bagaimana, tapi sebagai penggemar susu juga, aku memang suka rasa-rasa yang iras-iras dengan susu. susu lembu tau, bukan susu lain! tapi dalam manisan ni, memang tak terasas dari susu, cuma ghee semata-mata dan gula dan apa entah lagi. tekstur lembut, sangat rata dan strukturnya padat. tak ada pori-porilah kalau pakar kulit punya bahasa. cuma, boleh tahan juga rasa muak walaupun cuma makan sepotong (dah memang beli sepotong saja pun, mana nak dapat lagi sepotong). tapi kalau makan semasa perut tak berapa penuh, ok mungkin.

kemudian, aku belasah gulab jamun pula (demi ulasan ini).

"ini pula adalah gulab jamun, manis berdenting!" - pemakan/pengulas
gambar dari sini

selepas menguatkan semangat, dan menabahkan hati, aku capai sudu di pantri dan menjamah sedikit kuah gulab jamun itu (sirap cardamom). foww!! pekat, manis! cepat-cepat aku cuci dengan air kosong. ah, mungkin aku tak sekalikan dengan gulab jamun itu sendiri. potong sedikit. keliatannya seperti bebola ikan yang digoreng. tekstur dalaman dan luaran pun lebih kurang. kemudian aku suap ke mulut. gulab jamun ini rasanya berat ke cengkih, walaupun bahan asasnya terdiri dari susu juga. kunyahannya tak adalah liat sangat, cuma ada struktur yang rasanya macam kita mengunyah ligamen ayam goreng, liat-liat keras. ini kalau orang yang rendah gula dalam darah, boleh lah makan 4 biji sekaligus. pesakit diabetes makan, umm...boleh kena lempang dengan doktor. cari penyakit. aku pun hairan juga, sebab dulu makan yang jiran bagi, berat ke susu rasa dia. memang sedap. tapi ini dah ke cengkih sangat pula. mungkin kalau gulab jamun itu sekadar dibasahkan saja dengan kuah sirap "cardomum" (entahlah apa benda itu, malas nak kaji) itu, mungkin masuklah juga ke tekak orang kita ni. tapi kalau dah sampai dibanjirkan begitu, pandai-pandailah menyukat. hoh! manis betul! berapa tan gula agaknya dia guna untuk kuah sirap "cardamom" tu.

jadi, setakat ini sajalah ulasan manisan india yang aku makan hari ini. harga boleh tahan mahal juga, sepotong/sebiji RM1. ada juga yang berharga RM1.50. tak tahulah kalau kedai lain. ah, ya, ada lagi satu manisan itu. dia bulat-bulat juga, tapi macam berasaskan kacang dal, keras-keras tapi bila kunyah lembut dan cair di mulut juga. rasanya manis-manis pedas, berat ke rasa cengkih juga, lebih kurang rasa gulab jamun. itupun sedap juga. tak adalah sampai boleh potong kaki macam gulab jamun tu. entah apa namanya aku tak tau pula.

Selasa, Jun 16, 2009

kau mahu apa, cantik manis?


kau tahu kenapa aku beli kau tempohari? sebab kau cantik. kau patut berbangga, sebab aku yang lebih gemarkan berkasut "sports" ini boleh tertarik pada kau. warna kau rebellious. aku suka. rekabentuk kau juga boleh tahan comel di mata aku. sebaik membawa kau pulang ke rumah, aku jadi tak sabar menunggu masa sesuai untuk menyarung kau.

pertama kali kau aku sarung ke kaki, kau sudah mula menunjuk belang. baru sejam dikaki, kau sudah mencederakan kaki aku. tak apalah, aku fikir mungkin kau belum menyesuaikan diri. belum mesra kata orang. lalu aku tahankan saja kerenah kau, walaupun akibatnya kedua belah kaki aku bengkak seminggu kau kerjakan.

dan kali kedua aku menyarung kau, sabtu lalu, aku sangka kita sudah serasi. aku ingat kau sudah mengenali kaki aku. sangkaan aku meleset. tak sampai setengah jam pun aku sarung, kau cederakan lagi kaki aku. tolonglah, ketika itu aku cuma ada selipar jepun. takkan kau mau lihat aku berselipar jepun tapi bersarungkan baju kurung baru yang cantik? dan kau terus-terusan menyeksa kaki aku di rumah pengantin walaupun aku tak banyak berjalan.

sekarang, sudah hari ketiga dari hari kejadian, ibu jari kaki aku membengkak, dan luka pula. aku tak tahu apa mau kau wahai kasut. sudah 3 hari aku menahan derita. dan sekarang bengkak itu naik ke pergelangan kaki pula.

sekarang bagitahu aku, apa perlu aku buat dengan kau?

buangkan saja dalam tong sampah? tidak, kau terlalu cantik. aku masih mau memiliki kau.

atau mungkin kau mahu dipadankan dengan stokin panty hose atau tights yang berwarna warni? yang rebellious seperti kau juga? baik, itu aku boleh usahakan. aku akan dapatkan beberapa pasang untuk kau. tapi janjilah, jangan mengamuk lagi.

Isnin, Jun 15, 2009

makan tengahari hari ini

hari ini aku cuti. menguruskan hal-hal berkaitan projek melanjutkan pelajaran aku. selepas berjumpa timbalan dekan, dan usaha mencari pensyarah berkaitan gagal (sekarang musim cuti semester, memanglah susah mau dapatkan mereka), aku melepak di sebuah pusat rekaan yang pernah aku curahkan khidmat aku dulu. berjumpa kawan-kawan lama. lama benar tak berjumpa. dan mereka mempelawa aku dan seorang lagi rakan untuk menyertai mereka makan tengahari.

mereka memilih untuk memakan makanan thailand di klang parade. di situ ada promosi barangan thailand. sebagai orang menumpang (dan boleh kira tetamu) aku turutkan sajalah. sampai di destinasi, aku memilih untuk memakan kueyteow tomyam. mujur orang-orang thailand itu pandai juga berbahasa melayu. kesemua kami memakan tomyam. tomyam itu "finishing"nya dicurah susu cair. aku terkedu. "isk, sedap ke letak ni?" aku bertanya pada penjual. "sidaaappp!" balas si penjual, yakin. peh, benar. memang sedap. meleleh-leleh air hidung aku tatkala menghabiskan tomyam itu. RM5 semangkuk. belasah, memang berbaloi. di bahagian som tam (kerabu mangga) ada seorang yang menjaga. pening aku lihat orang itu. muka lelaki, tapi bergincu, berpemerah pipi bagai. ah, spesis beautiful boxer lah tu.

jam berlalu ke pukul 2.00 petang. mereka melihat baju-baju pula. memilih-milih dan membeli. kemudian naik ke kedai barangan elektrik. terus ke kedai kasut, dan turun semula ke kedai makanan segera. aku dan rakan (dia juga bekerja di syarikat swasta) dah cuak-cuak. ya lah, kalau kami biasa waktu makan sejam saja. kalau terlebih sudah ada yang menelefon tanya ada di mana. (sebab itu aku agak trauma bila ada telefon berdering waktu tengah sedap-sedap makan tengahari). tapi rakan-rakan aku ini, tenang saja berjalan girang bergelak ketawa. isk, kami sudah tak sedap hati ni. setelah puas berjalan-jalan, hampir jam 3 petang barulah kami bergerak pulang ke pejabat.

gilalah!

Ahad, Jun 14, 2009

chocolate - klip video pujaan

aku cukup suka klip video dan lagu kylie minogue yang satu ini. dari mula-mula ia disiarkan di mtv dan channel v lagi. setiap kali tersiar mesti aku terpaku depan tv. klip video ini secukup rasa. dari konsep, sinematografi, pengarahan seni, koreografi sehinggalah kostum. klip video ini penuh citarasa vintage, retro dan elegan dalam satu. menepati citarasa aku. ya, aku tau aku taklah seelegan ini. tapi klip video ini memberi satu macam kesan teruja. standard coco chanel lah senang kata. lagu pula seksi-seksi berkelas. bukan jenis seksi murahan. tabik pada konsepsualis, pereka, pengarah seni dan semua terlibat dalam klip video ini!

Sabtu, Jun 13, 2009

tadi di melaka

baiklah, konon-konon mau gerak jam 8.30 pagi. jam 8 pagi aku baru sibuk-sibuk mau pindahkan gambar dari dalam kamera ke notebook. kemudian baru mau cas bateri kamera. jam 8.30 pagi baru aku siap-siap mandi. jam 9 pagi kami bergerak. 3 kereta semuanya. entah kenapa aku terasa satu kesatuan.

aku memandu kereta abah. abang aku duduk di sebelah. sedap benar dia tidur. alah, tak payah ceritalah yang dalam perjalanan. biasa saja. cuma aku asyik melelong-lelong dan nyaris berlanggar dengan kereta kakak aku di depan kerana sibuk mengacah anaknya yang kecil itu.

sampai di rumah pengantin dalam keadaan perut lapar gila, itupun sebab asyik pusing-pusing cari jalan ke rumah mereka. nyaris saja aku memberontak dan makan di sebuah restoran. baiklah, di bawah ini aku sertakan gambar (sikit-sikit sudah) apa yang aku jumpa di majlis itu.


mula-mula sekali mestilah aku jumpa ayam goreng! aku siap buat spot check dekat meja hidangan. hoh hoh hoh!!!!


ah, inilah yang dikatakan pakej berganda. masa tengah cari-cari tuan rumah, nampak seorang budak lelaki sedang mengusung benda ini. oh oh dah lah semalam aku tengah mengidam benda ini. dua mangkuk aku bedal (lagi semangkuk tu mak aku punya, dia tak lalu nak makan). lagipun haus.


nampak manis saja kan aku berkasut begini? baiklah, abaikan keselekehan pada jari kaki. tapi, kaki ini tadi sedang menanggung derita. melecet yang terbaik. kasut ini masih tidak puas hati dengan aku.

perjalanan balik, masih aku yang memandu. abang aku di sebelah, berbual-bual kemudian tertunduk tidur. kepala hampir bertemu kepala lutut. cis, aku pula sedang bertarung dengan mengantuk. mata kejap-kejap terpejam. lepas tu hujan pula. mata aku langsung tak mampu dibuka. kepala melayang. lalu aku menelefon abang aku seorang lagi yang mengetuai di depan. "lid, nanti jumpa rnr lepak situ jap!" aku cuba meminta pertolongan. abang aku bersetuju.

dan selepas berhenti di rnr senawang, perjalanan seterusnya begitu indah sekali, sebab akhirnya aku dapat melelapkan mata sampai ke rumah.

esok

padahal dah esok. beria saja aku letak tajuk tu.

pagi nanti, aku akan ke melaka. biasalah, saudara kahwin. kenalah pergi. mak aku cakap, kalau taknak pergi, nanti aku kahwin (kalaulah) tak ada siapa datang pula (ayat ugut kalau aku tak mau pergi kenduri orang). jadi, esok aku akan berbaju kurung. edisi khas tu. baju kurung kain kapas yang mak aku bikin untuk diri sendiri, tapi terbesar pula. lalu berpindah geran baju itu pada aku.

tiba-tiba aku rasa tak sabar gila nak pakai. siap pening-pening mau pakai dengan kasut apa. woah! teruja!

notakakiayam: aku ada mau review satu filem. filem lama. tapi nantilah, aku tengah kumpul bahan. oh ya, harap-harap esok dekat kenduri tu nanti ada ayam goreng.

Khamis, Jun 11, 2009

lain kali sebelum tidur, mandi hadas dulu.

sedang aku sedap-sedap layan internet, dengan rasa pusing-pusing di kepala, bekas rakan sepejabat meng"ym" aku. begini bunyinya:

BRSP: haloo.. jack!..
Jay: haloooo
BRSP: sihat ke/
BRSP: jack bila ko nak kawin jack?
BRSP: aku trmimpi ko kawin x jemput aku pun...'
BRSP: wawwaa..hahahhah..
Jay: cis..kurang asam punye mimpi
BRSP: yelaaaa. mimpi.. tp dah ada ke nak plan..
Jay: takde
BRSP: utk kawin?
BRSP: kenapa?
Jay: ala..karang2 la
Jay: ehhe
yat: :D

mentang-mentanglah dah kahwin dan ada bayi dalam perjalanan, menyibuk-nyibuk pula. cubalah bawa bertenang.

Selasa, Jun 09, 2009

sengal siri 2

dalam jam 4.30 petang. aku khusyuk menghadap komputer (bukan buat kerja. nak buat pun tak guna, barang tak ada). bos aku mau pulang.

"jack, nanti jangan tutup komputer ya?" bos berpesan pada aku.

"ok!" aku menjawab patuh.

"dengar ke?" bos aku bertanya pula.

"dengar. kenapa?" aku bertanya kembali.

"tu pakai headphone. boleh dengar ke?" bos bertanya semula.

baru aku sedar berjam-jam aku letak headphone kat telinga tapi satu lagu pun aku tak mainkan dalam itunes aku. patutlah telinga rasa kebas semacam.

game komputer

"main game biar sampai ke level terakhir!" - gamers tegar
gambar cilok dari sini

hal ini terjadi dalam tahun lepas. masa itu aku tegar bermain game online pada waktu pejabat. saja mau hilangkan stress. kerja kenalah girang-girang sikit, barulah semangat.

"jack, you tau kenapa i buang staf lama i dulu?" bos tiba-tiba bertanya sambil berdiri tenang di pintu dekat dengan meja aku. "tak, kenapa?" aku bertanya sambil mata tak lepas dari skrin komputer. tengah berjuanglah katakan. "abang *** dan abang ****** dulu macam tu lah. main game tak berhenti. kerja langsung tak jalan. yang i geram tu, bawa kapal terbang, tak landing-landing! berapa hari main level asyik kat situ juga. kapal terbang masih tak dapat landing! i geram, i cakap kat diorang, "korang kalau tak mau kerja, baik berhenti saja! main game pun tak boleh habiskan level! aku upah korang suruh buat kerja, bukan main game!" gila panjang lebar bos aku bercerita. "ish, nasib baik jack main game semua sampai habis level!" aku menjawab bangga. "itulah, jangan jadi macam diorang. nak kerja, kerja betul-betul. nak main game, biar sampai habis!" ujar bos aku. aku tersenyum lalu terus berjuang hingga ke level terakhir.

ke sebenarnya aku tak faham maksud tersirat yang bos aku bagi?

Isnin, Jun 08, 2009

hari isnin.

untuk hiburan duka lara anda yang tak suka berhari isnin. tapi kalau hari isnin adalah sejenis hari cuti umum, maka kita akan membenci hari selasa pula. dan seterusnya.

Ahad, Jun 07, 2009

perut lapar, lagi ditimpa malang.

pagi tadi aku ke shah alam dengan mak. dia nak beli juga beg tangan yang dia tengok tempoh hari. hari ini aku keluar dengan pakaian yang sangat selebet sekali. lelaki tak kacak tengok pun tak terliur. siap pandang tempat lain. ya, selepas ke alam sentral, aku ingin ke tesco, sebab dapat sms dari tesco ada promosi itu ini, shokubutsu punya lah yang terbaik. beli dua isi semula cuma RM10.

selesai memilih krim mandian yang agak-agak boleh buat aku berangan jadi model iklan krim mandian, dan juga yang berwangian yang sangat-sangat berharmoni dengan jiwa aku, aku dan mak merantau ke lain-lain rak di tesco. kemudian kami ke rak marjerin dan jem. ada sekeluarga kaum cina di rak itu, sibuk-sibuk pilih mentega. mak aku mau beredar, pasal tak ada marjerin planta. tak mainlah marjerin jenama tesco. jenama tesco barang-barang tertentu saja yang sedap makan. itupun kalau nasib baik. "tu mak, buttercup tu!" aku menunjukkan buttercup tin pada mak aku. itu mentega kegemaran. mentega stail marjerin. duduk dalam suhu bilik pun tak cair.

"TANGGGGG!!!! KELETUNGG!!!"

aku berdiri kaku. aku lihat ada besi frame warna kuning jatuh tergolek di depan aku. keluarga cina tadi tiba-tiba kecoh-kecoh sambil angkat besi frame yang jatuh tadi dan cuba membetulkan kedudukan frame tadi. kepala aku tiba-tiba rasa pedih. aku masih kabur. sebab tadi aku tak nampak apa-apa pun kat rak marjerin tu. tiba-tiba saja kepala aku kena timpa besi. kena kat tepi dia pula tu. mak aku dah bising-bising. keluarga cina tadi cepat-cepat blah dari situ. aku gosok-gosok kepala. macam berdarah saja rasanya. kemudian mata aku rasa berair. serentak itu suara aku berubah, macam suara orang selsema. tak, aku tak menangis. "big girls don't cry, ok!!" kemudian datang staf tesco bising-bising sebab sepatutnya frame itu tak boleh diusik. mak aku apa lagi, komplen itu ini. mestilah, sebab tak pasal-pasal dia kena sekali, kat belakang badan. apatah lagi, kepala anak dia yang jelita ini turut jadi mangsa. karang kalau biol, kan dah susah. siapa nak jadi fesyen konsalten dia nanti?

nasib baik kelakuan aku normal sampai lah saat aku menaip entri ni. tapi ada rasa sakit-sakit juga dekat-dekat rongga mata dan hidung belah kiri. tak pasal-pasal benjol kepala aku. nasib baik tudung dan anak tudung bertindak jadi shock absorber.

sombong sangat. padan muka.

jam sepuluh, aku sampai ke rumah. pulang dari bertemu rakan. minum-minum. sebelum pulang aku menelefon ke rumah, kalau-kalau ada mau memesan makanan. "takde, abah dah beli nasi lemak dah ni," abah menjawab. lalu aku terus menuju ke rumah.

"nur, ni ambil nasi lemak ni, makan dengan si kecik ni ha. nasi lemak mak dah tinggal bahagian bersambal saja ni!" mak menyuruh aku mengambil alih menyuap si kecik itu pula. "taknaklah, kenyang lagi ni!" aku menolak. masa itu aku tengok nasi lemak ada lagi dua bungkus.

tapi tadi, lepas lipat-lipat kain baju, tiba-tiba rasa lapar pula. bolehlah makan nasi lemak tu. lalu aku bergerak ke dapur. meja makan kelihatan terang benderang. mana nasi lemak tadi? tak nampak pun kakak aku bawa masa dia nak balik tadi. aku meluaskan kawasan carian. ish, tak ada juga. lalu aku selongkar peti sejuk, mana lah tau mak aku dah simpan dalam tu. tak ada juga. punggah la juga mana tau ada apa-apa makanan yang boleh aku bedal. tetap tak ada. roti pun tak ada. megi apatah lagi.

isk, nak keluar beli makanan? sekarang dah lewat gila. mana pernah aku buat kerja cari makan kat luar dinihari begini. nanti mesti kena marah, sebab tadi eksen sangat tak nak makan. sekarang baru sibuk-sibuk lapar bagai. sampai pagi lah kau!

Sabtu, Jun 06, 2009

kita pun ada. kecoh betul.

membaca cadangan basuh baju tentang stadium sultan mizan, aku bersetuju juga. sekurang-kurangnya bertambah lagi monumen sejarah negara, memento kepada "kecekapan" pihak yang terlibat dalam pembinaan stadium itu. biar semua mengambil pelajaran dari musibah yang melanda stadium yang mahal berdentum gila-gila itu. janji dapat nama, janji boleh eksen-eksen, kualiti belakang kira. mujur runtuhan tak berlaku masa pasukan bola sepak luar negara (konon-kononlah, contoh saja) datang menyejukkan hati atas kekalahan dalam perlawanan baru-baru ini dengan berlawan dengan pasukan manja kita. kalau tidak, berganda pakej malu kita dapat. siap ada "goodies" lagi. meriah. memang meriah.

sekurang-kurangnya kalau stadium sultan mizan itu dibiarkan saja begitu, kita boleh jadi macam rome. best kan?

"eleh, ingat rome saja yang ada "stadium" runtuh separuh? kita pun ada laaa!! eksen!"
-orang kita

Jumaat, Jun 05, 2009

surrealism

gambar cilok dari kosmo!

ini gambar bumbung stadium sultan mizan yang runtuh hari tu. bumbung dia buat dari apa ya? tapi aku suka tengok sebab nampak macam kesan cair ala-ala icing (hish, makanan, makanan, makanan! tak ada benda lain ke?). ya, memang ada. kerana keadaan bumbung terhampar macam itu, serta merta aku teringatkan hasil karya seorang pelukis ulung.

gambar cilok dari sini

karya ini bertajuk the persistence of memory oleh salvador dali. seorang pelukis aliran surrealism, sejenis aliran lukisan berteraskan fantasi, bawah sedar. tengok sini lah kalau rajin sebab aku bukan nak cerita pasal aliran seni ini. aku nak cerita pasal apa yang otak aku visualkan bila aku tengok gambar bumbung ranap tu. aha! keadaan bumbung yang macam terhampar cair itu lebih kurang macam keadaan jam dalam lukisan dali ini. tak perlu bersetuju. sebab ini pandangan aku saja.

serangan si hitam kuning

"eh ewahh pempuan ni selamba ayam saja langgar
kumpulan kita! mau mati ka??!!" - lebah (gambar dicilok dari
sini)

aku berjalan laju keluar dari bangunan pejabat. hampir sampai di pagar, berhampiran pokok-pokok palma tinggi, kelihatan sekumpulan serangga berterbangan. luas juga kawasan liputan dia. membawa ke tembok. walaupun aku bercermin mata, aku tetap tak dapat mengenal pasti jenis serangga yang berterbangan ganas itu. dengan tenang aku berjalan melanggar kumpulan serangga tersebut, sebab kebetulan di atas jalan itu terdapat kumpulan semut pula berkeliaran, aku ajaib melihat pergerakan semut-semut itu sangat pantas dan cergas. baik, aku terasa badan aku dilanggar-langgar oleh serangga kecil tapi kelihatan padat dan kuat itu. di atas jalan, terdapat juga beberapa ekor yang merangkak-rangkak. aku memperlahankan langkah, dan mengamati serangga tersebut. hurm, badannya berbelang hitam kuning. "comel," aku memuji, sedang sekumpulan yang sedang terbang rakus melanggar-langgar badan aku. jenis terbang huru hara.

belang hitam kuning, hurmm....belang hitam kuning. huh! lebah rupanya! cepat-cepat aku berpaling dan keluar dari kawasan tawanan mereka. mujur tak kena sengat barang secucuk dua. aku bergegas keluar dari kawasan pejabat dan mengadu pada pengawal. "ada kena sengat ka?" pengawal berbangsa india itu bertanya. "takde. nasib baik tak kena," aku menjawab tenang-tenang panik. sesampai saja di kereta, aku terus masuk. dan tiba-tiba kelihatan bayang-bayang lebah-lebah tadi berterbangan di atas kereta. ramai. aku mula rasa cuak. rasa macam lebah-lebah itu berterbangan dalam kereta, padahal bayang mereka saja. lepas beberapa saat berlegar di sekeliling kereta, lebah-lebah itu kembali ke tempat mula-mula mereka berlegar. lega.

lepas tu baru perasan rupanya aku tak bawa dompet sekali.